Berprofesi Sebagai Admin Yang Merangkap Sebagai Sprinter, Membuat Istri Mendapatkan Best Employee

 

Istri Diriyadni, sebelum bergabung dengan J&T Express ia bekerja di counter HP selama 11 bulan. Setelah beralih pekerjaan menjadi admin di J&T Express cabang Ujung Batu selama 1 tahun 5 bulan, wanita yang akrab disapa Istri ini merasa sangat betah bekerja di J&T Express. “Walaupun bekerja dibawah tekanan tetapi disini saya merasa sistemnya kekeluargaan dan kerjasama tim disini juga sangat luar biasa, saling membantu dan tidak menjatuhkan satu sama lain” ujarnya.

Istri tidak pernah memandang bahwa pekerjaan itu hanya sebatas sesuai jabatan yang ia miliki. Tanpa ragu-ragu, wanita kelahiran tahun 1996 ini bersedia membantu rekan kerja dalam mengirimkan paket kepada pelanggan sebagai sprinter. Hal ini ia lakukan untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan dan berbagi beban kerja sesama rekan kerjanya sebagai satu tim yang juga merupakan salah satu nilai inti perusahaan. Bahkan saat ia mengantarkan paket, walau berpanas-panasan dan mengantar paket hingga malam hari, ia menikmati pekerjaan merangkap sebagai sprinter ini dan ia merasa walaupun menantang tapi sangat seru bahkan ia dapat bertemu dengan banyak customer yang berbeda-beda dan cara menghadapinya.

Awalnya ia membantu mengirimkan paket karena inisiatifnya sendiri terutama ketika paket di drop point yang perlu diantar overload. “Saya izin ke HRD dulu untuk membantu sprinter mengantarkan paket dan HRD setuju selama tidak menganggu pekerjaan saya sebagai admin. Awalnya sprinter yang gengsi dan sangsi seorang wanita mengantarkan paket tapi lama kelamaan mereka tidak canggung dan bahkan meminta bantuan saya” jawab Istri saat awal mulanya ia membantu sebagai sprinter. “Kalau saya pulang ke kampung seminggu sekali saat off saya bawa juga paket yang searah dengan arah ke kampung saya karena akses ke kampung saya cukup jauh dan sulit sehingga sprinter hanya ke daerah sana dua hari sekali untuk antar paket, kalau saya bantu antar kan saling memudahkan pekerjaan dan menghindari komplain pelanggan juga” tambahnya.

Tanpa disangka-sangka karena kerja kerasnya sebagai admin yang juga merangkap sebagai sprinter, ia diajukan sebagai kandidat best employee oleh cabang J&T Express ia bekerja dalam acara tahunan J&T Express. Dengan harapan mendapatkan gelar Best Employee se Indonesia, Istri meminta doa kedua orang tuanya saat berangkat ke Jakarta dan pada saat diumumkan bahwa ia menjadi salah satu karyawan J&T Express Indonesia yang mendapat Best Employee 2018, ia merasa bangga dan merasa terhormat. “Awalnya saya bantu sebagai sprinter, kantor sudah kasih saya apresiasi berupa uang kerajinan tanpa saya tuntut padahal teman-teman lain tidak dapat, tapi saat diinfo saya diajukan sebagai nominasi dan saat acara di Jakarta saya diumumkan sebagai Best Employee 2018 dan dapat hadiah motor, saya sampai mau pingsan bahkan saat saya info ke orangtua saya, mama saya sampai nangis” ujar anak ke 3 dari 7 bersaudara ini.

Semangat bekerja dan nilai pelayanan yang dianut Istri ini dapat kita terapkan dalam pekerjaan kita masing-masing untuk mencapai suatu kesuksesan dan penghargaan bagi diri sendiri.